Sejarah hanya bisa direbut oleh para pemberani dan berakal

Tampilkan postingan dengan label kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kehidupan. Tampilkan semua postingan

My Friend Will Get Married Soon

last night, I got the message from she that she going to married on Sunday 28th February. I was very surprised and unconsciously sms ahong. It seems like just yesterday she was greeted at the Science Faculty, and I requested for water which is beside her bag.
I think just yesterday I accompanied her search for religious book
I think it was yesterday working on UAS Sociology one room
I think I was just yesterday she asked in WA  "real mba not want graduation tomorrow?"
I think I was just yesterday and he told me about our students each
I think just yesterday I vent about boy  to her .
now she going to take a new life ..
difficult to say other than "I'm happy"

Biografi Gus Dur Penulis Greg Barton

Saya baru kali ini berkesempatan membaca biografi Gus dur.
Beberapa kali hanya membaca potongan-potongan cerita tentang guru bangsa satu ini.
Buku yang ditulis Greg Barton ini cukup bagus dengan menceritakan kisah kehidupan gusdur tanpa melebih-lebihkan dan juga lengkap. Dibalik segala hidupnya yang luar biasa sejak muda iapun sosok yang memiliki kelemahan sama seperti manusia lainnya terutama dalam masa muda yang mengabaikan kuliah, memimpin dengan managemen ekonomi NU dan sebagai ayah yang kurang romantis. Tetapi sikap ingin belajar,dan rasa ingin tahu, tabah dengan cobaan, sederhana melahirkan menjadi sosok demokratis dan pemikirannya yang jauh melesat dari jamannya. saya belajar dari tokoh ini adalah tokoh yang memang memiliki modal semangat belajar dan rasa ingin tahu yang tinggi sehingga membentuk dirinya menjadi sosok luar biasa.
Menjadi hiburan tersendiri membaca buku ini. semoga anda juga berminat menelusiri banyak karya kehidupan manusia lain juga namun tanpa mengkultuskannya.

Mengapa orang pintar kalah dengan orang bodoh ?

Pertanyaan hidup saya " mengapa orang pandai kalah dengan orang bodoh?"
Praduga saya adalah orang pandai dinegeri ini mengisolasi kehidupan mereka dan cara belajar mereka. mereka hanya kemudian menyampaikan gagasan mereka. Banyak gagasan yang sangat cemerlang yang dilakukan oleh orang pandai namun kalah oleh jutaan pemikiran goblog dinegeri ini. itu karena sistem demokrasi membenarkan sesuatu dari jumlah yang besar bukan kebenaran yang bisa diuji. Sehingga sering saya temui yang waras akhirnya melunak pada keadaan dan memilih ikut gila dalam menjalani hidup. selain itu hal kenapa orang pandai kalah karena faktor uang dinegeri ini adalah dewa dan pesulap sejati. Dengan uang orang bisa melakukan apa saja.
Hal itu membuat saya sadar bahwa kebiasaan-kebiasaan yang memunculkan kepandaian harus dipropagandakan agar semua orang lebih cerdas dan goblog berjamaah akan miskin makmum.
Memberikan amanat untuk negeri ini lebih cerdas pada pemegang gelar bagi saya adalah kebodohan juga. gelar dinegeri ini makin menjadi barang obral yang tak berpengaruh apapun pada keberlangsungan banyak manusia. Hal yang terkecil yang bisa dilakukan adalah membagi apa yang dipelajari agar orang lain memahami otak kita dan segala mimpi kita.
saya memiliki kepercayaan bahwa membaca buku tidak membuat cerdas namun bisa membuat malas berpikir. tetapi saya tetap membaca buku untuk tujuan bisa memahami pemikiran orang lain, sudut-sudut kepercayaan orang lain dan bagaimana manusia memahami dunia. ketika membaca buku orang akan mencoba toleransi pada banyak gejolak didunia ini.
Jelas saya bukan orang pandai tetapi saya orang yang dituntun dengan rasa ingin tahu saya. Bukan sok pandai saya membagikan apa yang dipelajari tetapi itu tugas saya yang telah diberikan kesempatan bertemu dengan ilmu. Saya membaginya dan terserah anda mau berkomentar apa. saya hanya memiliki mimpi semua orang menggunakan kecerdasaannya untuk berbagi dan mengkasihi sesamanya.

Derita 2.16#


Namanya juga orang radikal
pastinya selalu bengal
siap membegal
dan berani menjagal
aku kini berasa jadi pendekar
walau body kini ga kekar
tapi suara masih koar koar
biar hidup makin berkobar
tapi kini wajib tutup mulut
jadi cewe berlaga imut
kata orang biar lebih good
aku si cuma manggut manggut
Diam tertahan menjadi revisionista
siang hari pagi terasa tersiksa
tekanan begitu hebatnya
kalo ga kuat mental bisa gila
aku si cuma modal hahahhaha
biar hidup makin mempesona
aku pagi mencari si dosbing
sambil nyari cowo bening
tapi ternyata ga ada yang cling cling
entahlah beban seperti tak bergeming
aku cuma singing...
" ayo goyang dumang biar hati senang ,,, "
tapi tetap saja makin tak tertahan
aku memang harus melawan
dan terus melaksanakan tantangan
aku mencoba mengerahkan kejantanan
ya soal karya yang penting usaha
derita mah dimanapun ada
yang penting selalu berdoa
kelah akan ada cahaya
kemilau surga dari sebuah kerja
kalo masih bisa bilang asu
berarti aku masih punya mutu
mutu brandal iblis melawan takdirku
bosan bodoh dan malah dungu
pokoknya sukses i lop u...

JANGAN ANTI SESUATU YANG BURUK-


Suatu hari saya seperti biasa menunggu bis ekonomi jurusan semarang untuk kuliah. Duduk di kursi dekat tempat sampah. Baunya sangat menyengat dan terasa kumuh. Aku tetap duduk dengan acuhnya walau keadaan seperti itu. Kemudian datang seorang petugas kebersihan yang dengan sigapnya membersihkan sampah yang bau menyengat dan menjijikan. Ada bekas muntahan, plastik dan daun serta kertas. setelah itu saya duduk dengan nyaman dan udara terasa segar.
Tiba-tiba saya teringat kata dosen saya, Mr Harso " Jangan anti yang buruk tapi kenali dulu. kalau tidak kenal kapan bisa menyelesaikan dan memperbaiki".
Saya sadar dalam kehidupan kadang kita wajib bersentuhan dengan sesuatu yang dianggap buruk atau kotor seperti pelacuran, kriminalitas, LBGT kemiskinan dan kebodohan. kita wajib mengenali dulu dan tidak jijik dengan semua itu. Ketika tidak jijik kita bisa membersihkan atau membuat hal yang lebih baik. asalkan niat kita kokoh walau kita tetap pasti terkena imbasnya namun kita akan bisa membersihkan yang DISEBUT orang sampah masyarakat, bisa jadi daur ulang sampah masyarakat itu sangat berharga dan mulia. Jangan anti sesuatu untuk melindungimu tetap suci tapi biarkan kesucianmu bisa jadi membuat hal yang tidak suci menjadi lebih baik walau kau dianggap kehilangan kesucianmu.

Percakapan Ilusi Valenteine

#‎hasil‬ ngumpul bareng sama yang beragama kristen, islam dan ya punya pendirian dalam agama.
1. pelarangan dengan mengaramkan perayaan valentain,bisa menimbulkan rasa sakit hati orang kristiani. merasa agamanya di haramkan oleh agama lain. katanya si, valentain tak seburuk yang di gambarkan orang dan di ungkapkan sedangkal itu oleh tokoh agama orang. kristen juga tak mengizinkan sek bebas dan perilaku imoral
2. orang islam, acuh saja tapi tokoh agamanya saja yang lebay. dakwahnya cuma diarea suci si dan tidak di area prostitusi. tidak mengucapkan dan tidak merayakan Bukan masalah tidak toleransi namun sama sekali bukan agama saya. pembahasan ini hanya sekedar melihat situasi di masyarakat. ide cinta kasih tiap agama ada dan kristen memiliki sejarahnya sendiri dalam menjunjung nilai itu.
3. yang tak punya pendirian dalam agama, ikut merayakan saja dan tidak ada kerugian jika merayakan ataupun tidak. yang jelas tindakan immoral dalam dalil apapun di tentang baik itu di ritual agama ataupun di masyarakat.
4. saya sendiri berpandangan, jomblo tiba2 menjadi manusia sok suci di hari valentain, sok plural dan juga sok segalanya. namanya saja pejuang cinta ga masalah namun jadi banyak ketololan yang ada ketika sok sokan versi bacotan pasaran tanpa data.# yang kaum agamawan itu sedang meratapi kemampuannya yang tidak bisa merubah masyarakat bahkan calon penerus meraka.

ritual keagamaan dalam bentuk apapun hanya sifatnya mengingatkan nilai-nilai yang di sebarkan ke hati-hati umat manusia. yang terlihat beragama atau tidak itu bukan saat ritualnya namun kesehariaanya. agama jangan dijadikan alat memerintah walau itu perintah yang baik. tempatkan agama semulia mungkin dengan menjadi sosok teladan bagi manusia.
TANPA DATA INI HANYA SEBUAH PENDAPAT

Petualangan dan cinta-


Saya melihat tren yang sebenarnya bagus adalah berpetualang. Petualangan kini menjadi gaya hidup yang dapat meningkatkan geliat pariwisata dalam negeri. Walaupun beberapa hal khususnya petualangan dialam bebas membuat dampak lingkungan yang buruk. Dengan petualangan kita bisa memahami negeri ini dari alam, budaya dan sisi humanis manusia Indonesia. Tetapi kemudian kecintaan Indonesia menjadi terekspresikan hanya ketika kita mengunjungi keindahan alam. Memang bagus daripada keluar negeri. Namun kecintaan alam saja sebagai ekspresi kecintaan negeri di kondisi saat ini belumlah tepat. Energy kita dan petulangan kita bisa dialihkan untuk berpetualang kesisi-sisi ketidakberdayaan manusia. Kemiskinan, orang terlantar,kebodohan, kekerasan dan ketimpangan sosial lainnya adalah hal yang perlu dijelajahi berusaha di cintai dan diobati. Ibarat kata cinta Indonesia itu cinta brondong. Jika hanya mencintai dari keindahannya saja ibarat menyukai brondong dari fisik semata. Namun jika jauh lebih dalam mencoba mencintai sisi kekurangan/ketidakberdayaan manusia membuat kita ibaratnya mencintai brondong dari sisi terdalam dirinya yaitu hati. Mencoba menjadi pelengkap jiwa dan pengobat segala kesakitan dunia. Mencintai memang susah dari mencintai brondong hingga mencintai negeri. Butuh modal yang besar untuk membuktikan sebuah cinta. Dari hal itu kecintaan terhadap negeri tidak hanya tanggung secara fisik namun secara logika dan mental serta perasaan. Hal itu yang membuatku tidak terlalu suka petualangan fisik lagi namun mencoba masuk dalam petualangan nalar, petualangan penempaan mental serta rasa.
Minimal saya memiliki hari ini untuk belajar sekeras-kerasnya, mencoba menempa mental dengan selalu menggugat nilai-nilai yang dianut sendiri, serta mengenal banyak manusia.
Cerdas saja tidak cukup untuk sebuah cinta. Butuh curahan kesungguhan tanpa batas dalam usaha untuk sebuah kata “cinta” .

Bisnis Asmara di Kampus

Bisnis dalam asmara itu menggiurkan dan banyak untungnya.
Jika anda mahasiswa diputuskan oleh cewe anda setelah wisuda. bisa dipastikan anda itu tukang ojek, bahan pamer, teman kesepian, tukang ngerjain tugas, dan atm berjalan seorang cewe. bisa dipastikan anda hanya dibayar dengan kata "cinta"
jika anda mahasiswi diputuskan oleh cowo setelah wisuda bisa jadi kau hanya lacur pemuas sex yang murah, hiasan, bahan pamer, teman kesepian, tukang ngerjain tugas dan atm berjalan bagi cowo.
JIKA ANDA TERKENA BISNIS ASMARA. HANYA SATU HAL YANG BISA ANDA LAKUKAN. IKLASKAN APA YANG SUDAH DIJARAH ATAS NAMA CINTA !

Menjaga Pandangan-2014

Menjaga Pandangan-
Pandangan tidak hanya soal bagaimana melihat doi dan menundukan kepala dengan pipi meronaku yang aku tutupi dibalik kerudungku. ini bercerita tentang senja saat melihat dirinya berjalan menuju kampus C2. Dia mendekat dan kemudian menyapaku " hai dik marlin" lalu aku hanya menganggukan kepala dan pergi. hatiku berdebar tidak karuan dan aku rasa kala itu sebagai seorang muslim harus menjaga pandanganku padanya. Namun seiring waktu berjalan aku memahami menjaga pandangan bukan sekedar memalingkan muka atau menundukan kepala saat menatapnya namun bagaimana mengolah pandanganku terhadapnya, tidak ada yang salah dengan pria ganteng ataupun wanita cantik. tidak ada dosa tentang keindahan. yang salah hanyalah prasangka kita pada orang itu, perasaan kita yang menempatkan subjek di luar diri kita. namun kala itu aku gelisah berpikir posisi apa yang harus aku berikan pada pria setampan dia. Ia adalah bagian dari substansi semesta yang begitu menggairahkan segala bagian tubuhku hingga pikiranku serta perasaanku.
menjaga pandangan bukan berarti aku menghilangkan diri didepan dirinya, menjadi diri yang tidak menarik, menjadi sesuatu yang tak terlihat walau ada didepannya. namun menjaga pandangan lebih pada memandang diri kita yang lemah. memandang diri ini yang jauh dari kekuasaan.
begitulah menjaga pandangan pada diri kita sendiri dan menjaga pandangan pada diri orang lain. agar nantinya kita menjaga prasangka, nilai seseorang dan harga dari kemanusiaan seseorang.
aku pernah menjaga pandanganku pada pria itu, pria yang ingin aku tempatkan sebagai anugerah semesta yang indah dan doa semoga saja mengiringi kita gelombang kehidupan kita.
Penuh cinta, perdamaian dan dalam harmoni.

Sikap apa yang harus dimilik agar secerdas Einstein?

Saya belajar banyak tokoh akhir akhir ini. memahami kehidupan dengan mempelajari kehidupan orang lain. 1 tokoh yang membuatku begitu penasaran adalah einstein. mengapa ia bisa berpikir lebih dari manusia lainnya. mengapa ia bisa membaca semesta yang begitu misterius.
aku hanya baru menemukan 3 cara agar menjadi einstein.
1. Tidak keduniawian
2. Rasa ingin tahu
3. memahami kehidupan secara mendalam

PPL ( Pengingat Pengalaman Lampau) Part 2

Mar : Yul, gun yuh foto ben ketok PPL …
Gun: ra sudi foto mbe kowe mar… aib besar buatku
Mar: kamfrettt kowe gun.. ayolah jenk… fotooo…
Gun: oh jenk… poto biar narsis exsis prengas pringis .. oke jenk
Mar : Ayo prof yul
Yul: Yow… sik sik,,, aku mau ngrapikan dasi dulu
Gun: lah foto bertiga, terus siapa yang motion kita ??
Yul: Ra ono sing sudi memfoto kita. Mungkin kita terlalu hina
Mar: bahasamu Yul yakin setingkat professor. Ngeri …
Yul: hehehe
Mar: Mending kowe lah bahasane sekelas prof, daripada aku terlalu baku dan formal hahhaha
Gun: itu jenk ada jenk refi…. Dipotohin jenk refi aja
Mar: oke sip jenk…
Gun: Ref.… fotokan kita bertiga
( Refi pun memfotokan kita bertiga)
Jepret jepret jepret…


Refi: fotone kados pripun pak bu,,, setengah badan nopo full ??
Gun: setengah badan ref…. setengah badanku yang kiri ga usah difoto… kanan aja…
Mar: *** kowe gun, ref… potokan setengah badan. Depan saja…. Setengah badan belakang kagak usah.. aku lagi rada encok …. Kalo di dibelakang di foto ora ketok gagah..
Yul: wis wis …. Sak karepmu pak refi… aku nurut kamu dari pada nurut marlina karo gunadi. .. jadi pak ref… photokan kita setengah badan saja… kaki kita aja sampai baju yang di photo…wajah ga usah. Tanpa wajah di photo seantero sekolahan tahu itu kita..
Mar: kui yo podo wae ora warase….. hhahahahhaha
*
Gun: Premen magelang kok kecut kecut ya mar
Mar: dudu premene sing kecut. Tapi kowe sing kecut dan premene ketularan kowe
Yul: Aku ini loh Gun, senyumku manis tanpa pemanis premen..
Gun: asem kowe mar, kecut kecut ngene aku adus nek ngajar yul daripada simar. Ora adus blas nek mangkat sekolah…. Di ruang ppl kalo bau ya karena dia. Lah toilet bau saja sumbernya dia
Yul: kowe sing ngomong loh gun… dudu aku mar….
Mar: Alhamdulilah…. Itu baru seorang prof…
Yul: aku Cuma meng iyakan saja mar… ga ikut ngomo….
Mar: ckckckckkckckckc…..mandi itu Cuma cek kecantikan saja. Cek luntur apa kagak pas mandi cantikku. Ga usah sering sering aku mandi udah terbukti ga luntur ayune aku. Aku PD sudah cantik. Teori prof Marlina bani jayadikrama :v :v
Gun: kowe ora ayu jenkk… pokole sing paling ayu aku doank … satu angkatan 2010 yang paling cantik aku doank… kalo kamu masih ngotot ayu jenk… pokoke tusuk premenku ini melayang di matamu biar waras matamu itu hahahah . kui nama fbne sing apik lan berwibawa nama aslimu namanya Mardi… mardi mardi… nama fb apik tapi emaile namane ngeri… marlina.bangsat at gmail.co.id
Yul : loh emailmu ganti mar… tahunya marlina.asu at gmail.cc.id
Mar: si ah… emailku Cuma satu doank… arlin.celeng at gmail.com
Yul : bener hidungmu kaya celeng…
Mar: iya celeng… celengan celeng sing imut imut….
Gun: sesuk ngomong sama pak rahuel kon mengulis himbauan di pintu gerbang… BABI HUTAN DILARANG MASUK hahahhaha
Mar: Aku besok bilang sama lek budi…. Pak budi we…. BANCI DILARANG BUKA LAPAK DI SEKOLAH
Gun: oh ngono jenk…nanti aku bilangin kamu jahat sama dik chalak…. Apa dik steven… apa dik sem******** haha
Mar: owh ngono…. Tak omongke kamu ganjen jadi cewe sama jenk hest… modyar kowe…
Gun: dia sudah tahu jenk….
Mar : oh dik dik juga udah tahu kok jenk aku jahat… oh dikkk….
Gun: pedofil hahaha
Yul: Kowe kowe pada ga ada wibawanya blas jadi guru, ini aku loh dasi saja udah kaya dasinya pak yo… pak subagyo… dekatan kita
Gun: njih njih njih,,,,prof ( logak khas pak dekan)
Mar: kalo kamu dekan, aku jadikan kajur ya yul….
Gun: aku ketua leb wae ya prof… aku jaga patung patung itu sama nisan nisan di kuburan deh
Yul: oke oke…. Wani piro…. Hahhaha
Rizki : aqyuuu ikyut poto kakak…keep smile sambil jongkok imut kakak
Mar: sopo kae gun??
Gun: Mbuh sopo mungkin angina lewat wae…
Rizki: kalian ngomong apa toh… kok aku dicuekin gini….
Mar: angker wit e gun…. Ih ngeri
Yul: ayo lungo lungooo,… kowe kowe pada si ngomonge ora apik….ngomong asu lah celeng lah jancuk lah bangsatlah… ra ilok ngomong ngono… terus juga kalia ngatain kepsek… gitu… ga menghormati…
Gun: kowe juga ngomong tadi cukk….
Mar : cuk ( cinta untuk kamu)
Gun: nek asu opo ??
Mar: anak sejarah unnes
Gun: dudu sosant??
Mar: halah wong sosant kui ga bakal bisa mengeluarkan teori kaya aku gun… mereka Cuma tahu kapitalisme dan postmodern,,, asu ( anak sosiologi antropologi unnes ) lah ra cocok…. Itu jadinya asau… haha * ra wani nanti aku di gebugi… haha
yul: nek bangsat opo mar ?
mar: bangsa bermartabat
yul: wah sak jane ga ada kata buruk atau kotor ya.. itu Cuma pandangan yang terbangun oleh budaya..
gun: cocotmu prof.. ketinggian hahaha
mar: leres pak prof…. bacotanipun panjenengan leres sange…………
CUMA REKAYASA DAN APABILA ADA KESAMAAN TOKOH, TEMPAT DAN PERISTIWA ITU HANYA KEHENDAK ALLAH SWT. SEMOGA ALLAH MENERIMA SENYUM SENYUM KALIAN MEMBACA TULISAN INI
HHAHHAHAHA

Cerdas dan Cantik

Saya ingin menjadi perempuan yang cerdas daripada yang cantik. Cerdas dan cantik sama sama berasal dari kontruksi budaya. Dimana yang cerdas dipandang yang bersekolah tinggi dan banyak pengetahuan. Dan kalau yang cantik biasanya yang langsing, putih, dan berambut panjang, serta konsep konsep lainnya. Namun bagi saya pribadi, cantik akan mudah pudar dengan berjalannnya waktu namun jika cerdas akan menjadi bekal untuk menjalani waktu. Dan cerdas biasanya lebih dianggap objektif daripada cantik, sehingga jika benar-benar cerdas tidak akan terbantahkan namun jika cantik mudah terbantahkan karena lebih bersifat subjektif.
Budaya belajar bagi wanita ditanah air, bagiku mengenaskan. Wanita lebih banyak belajar cara tampil menarik dan menjadi pribadi yang menarik daripada belajar menjadi sosok yang tangguh dan teguh pada prinsip dengan mengasah keakuan pribadi masing masing tanpa takut dibenci atau tidak menarik. Belajar masa kini sangat mudah, internet dan jaringan bersosialisasi sangat mudah, dimana wanita tidak dipasung didalam rumah saja namun sudah bisa bersekolah dan menempati posisi strategis.
Cantik tidak dipungkiri penting namun cerdas lebih bisa mengabadikan keunikan cantikmu yang diberikan Tuhan. Dan cantik tidak bisa mengabadikan cerdasmu, kadang malah hanya bisa mengelabui saja.
Saya cantik namun saya berusaha selalu belajar J


Indonesia terlambat berevolusi dalam berpikir dan mengalami involusi dalam berperasaan



Menurut saya bangsa Indonesia sudah mengalami keterlambatan berevolusi dalam berpikir. itu terlihat dari indikasi manusia bangsa indonesia dalam menciptakan perkakas atau alat bantu dalam kehidupan sehari-hari dan karya karya intelektual lainnya. Jika dunia eropa dan amerika sudah sampai membuat teknologi yang canggih dari teknologi komunikasi, transportasi sampai bidang kesehatan. bangsa indonesia masih belum menciptakan alat bantu dikehidupan sehari-hari. bangsa indonesia hanya konsumen besar hasil revolusi otak homo sapies sapies eropa dan Amerika. tidak hanya soal teknologi namun karya intelektual pun bangsa indonesia hanya menjadi konsumen saja. Dulu ada pemikir Tan Malaka dan Karya Pramudya Ananta Toer yang sangat berkualitas namuan sekarang tidak dijumpai lagi. Bangsa ini lumpuh hanya menjadi konsumen ilmu-ilmu barat tanpa melakukan inovasi maupun evolusi. jadi tidak heran jika keteringgalan bangsa kita semakin menjadi-jadi.  Untuk mengurusi urusan perut dan dibawah perut, orang Indonesia masih sama seperti jaman perundagian masa praaksara. Jadi jangan berpikir adanya evolusi soal perasaan itu ada, yang hadir hanya involusi perasaan saja.

Dalam aspek perasaan, bangsa indonesia sebenarnya dulu masih setara dengan bangsa bangsa besar didunia. rasa toleransi, perdamaian dan persaudaraan yang erat. walau peperangan saudara dalam bidang politik seperti kerajaan dulu memang terjadi. namun kini bagi saya pribadi, bangsa indonesia mengalami kemunduran. jika politik masih sama seperti dahulu soal bunuh membunuh. kini sifat toleransi makin mati, tidak hanya toleransi agama, namun toleransi kaya pada yang miskin, miskin pada yang kaya dan pintar pada yang bodoh, bodoh pada yang pintar serta toleransi dalam sendi kehidupan yang lain. penghargaan pada alam yang dulu dijunjung tinggi dengan ritual keagamaan yang mencerminkan kehidupan alam pun kini hanya sebagai simbol ritual saja, tidak ada penghargaan pada laut, pada gunung dan pohon. padahal dulu bangsa kita memuja semua itu namun kini hanya bisa merusak karena ketidakmampuan membagi kepentingan kemajuan ekonomi, sosial dan lainnya dengan kemajuan melindungi alam.
Saya pikir bangsa Indonesia secara komunal sudah tergilas jaman dan saya kuatir kalau tetep seperti ini hanya tinggal menunggu beberapa dekade kita musnah. mati karena tak bisa mandiri.

semoga esok aku bisa menuliskannya secara lebih detail. dan sebagai pemuda kita harus mewairis anak cucu kita dengan revolusi untuk evolusi berpikir dan berperasaan . 

Suara dalam Diri

Ada kalanya dunia tidak mendengarkan isi hatimu namun kaupun tak bisa mendustakan isi hati sepanjang hidupmu. maka ikuti kata hati itu yang akan membawamu meraih mimpimu. bergeraklah tanpa henti dengan modal cinta. ingat, hanya karena cinta orang tidak akan berhenti bergerak sepanjang hidupnya. ikuti itu dan jika letih seka-lah dengan harapan yang kau berikan dimasa depan.
semoga saja kita menjadi orang yang bermanfaat bagi semesta 

Canda tawa soal SM3T

”Berikan anak anak yang berada di daerah terpencil seorang professor-profesor terbaik negeri ini. Bangsa ini sudah terlalu berdosa pada mereka yang diabaikan sejak Indonesia merdeka. Jangan kau ninabobokan mereka dengan datangnya  guru-guru yang dianggap belum professional itu, program muliamu itu bagiku menyedihkan di sisi ini. Apakah kau masih menganggap anak anak pelosok itu sebuah kelinci percobaan atau bahan mainan belajar untuk melatih idealism guru-guru yang baru lulus kuliah. Yang bahkan hanya 3 bulan saja mereka kenal dunia mengajar dan selama 3 tahun mereka berkutat dengan teori. Kau tak terima saya menganggap anak anak itu sebagai kelinci percobaan? Mana lagi yang kau dustakan? Kenapa setelah mengajar siswa yang betul betul siswa lalu PPG lagi ? ataukah saat PPG itu bersama siswa beneran ? Tidak bukan?
Bawalah 1000 professor itu ke daerah terpencil dan baru pulangkan mereka jika berhasil menerapkan ilmu mereka ( sebagai tanda bukti kepantasan mereka menyandang gelar pendidikan ) atau profesormu terlalu banyak dalil teori dan tak menerima tantanganku ?saya kira Profesormu lebih paham tentang paham-paham pendidikan, dunia pendidikan, filsafat pendidikan bahkan dapat memfungsikan pendidikan dengan baik daripada pemuda yang masih bayi cari sesuap nasi saja masih bingung caranya, pemuda yang baru bisa mengekspoitasi harta orang tua, harta rakyat, dan sebagaian pemuda yang mendewakan nasionalisme serta idealism.
Jangan dikira seluruh pemuda tergiur dengan kata “ pengabdian” , “ sertifikasi”, “ PPG Gratis” , “ perjuangan” bahkan penyakit bernama “ nasionalisme” . jangan nodai sebagaian dari kata kata mulia itu dengan kepalsuan dirimu.
Sayapun alumni siswa didaerah pelosok walau masih dipulau jawa. 3 tahun saya ditempa melewati 3 sungai, kebun, sawah hanya untuk bersekolah disekolah yang lebih murah, biar bisa hemat duit tabungan dan bisa nerusin ke SMA, S1, S2 … aku lebih sudi menderita demi menggapai cita cita daripada nyaman dapat duit beasiswa… bajingan, dikira aku doyan sembarang gratisan dengan modal label miskinku atau label otak dongoku, mending kau hutangi aku uang 9000 euro dan nanti aku jamin kembalikan dengan bunga. ada harapan, saya sebagai alumni siswa pelosok, siswa pelosok yang notabene sebagai anak bangsa yang tidak dipelihara Negara secara pendidikan dan akses informasi serta ekonomi bahkan yang lainnya bisa diberikan satu hal yang sangat berharga untuk mereka, yaitu para guru terbaik bangsa ini. Mereka boleh masih tertinggal dalam beberapa hal namun jangan biarkan mereka terus tertinggal dalam dunia pendidikan. Adil tak harus sama, dan biarkan kali ini mereka mendapatkan porsi perhatian lebih.
Berikan 10 profesor terbaik di 10 titik daerah terpencil tanah air, maka siswa pelosok itu bisa menjadi mutiara dunia. Dan berikan 1000 guru ababil di 1000 titik daerah terpencil ditanah air, maka makin hancurlah dunia. 1 prof yohanes surya bisa membuktikan itu dan kilau siswa pelosok terpancar kepenjuru dunia. Jadi bukankah butuh professor, kalau butuh calon  guru bukankah yang berkilau Cuma programmu. Pak pak… aku itu ya miskin, koboi kampus, biasa diomong asal njeplak, tolol bahkan tidak elegan sama professor professor…tapi jangan terlalu bacotan imut masalah itu denganku.
Aku ingatkan padamu satu rumus yang diajarkan di sekolah menengah pertama. Bukan hanya kecepatan yang dibutuhkan untuk mengejar ketertinggalan namun percepatan . HUKUM ALAM MENGAJARKAN ITU PADAKU!!! “ ucapku senja ini saat sowan pada guru besarku yang paling sabar memiliki murid paling nakal.
Dan dia dengan tenang tersenyum sembari berkata “ dari kemarin euro terus intine.. memahami the theory of moral sentiments wae ngap ngap kaya pas kelangan wong lanang sing sipit kok ya PD bisa ngrampok aku. Ayo pantaskan diri tiap langkah pelangimu “
“ wah bacotan imutku ga mempan hahahhahah “
“ imutnya kaya celeng yak… celengan celeng… dan raja celengan kaya aku belum sudi memecahkan celengan buat celeng kaya kamu hhahahah “
Dan kami berdua menikmati senja dengan secangkir coklat hangat

Syahdu dik , jangan nodai kepahitan coklat dengan manis yang tak seberapa ^_^

usaha dibidang pangan kayaknya menarik .

Sebenarnya ingin belajar IT lebih mendalam. disamping wirausaha dibidang itu pasti lebih menggiurkan juga lebih menarik. tapi karena keterbatasan diri dengan kapasitas otak yang masih sangat jauh membuatku lebih tertarik belajar memasak akhir akhir ini.
Menurutku, kebutuhan manusia di nusantara masih berkutat dengan pangan dan IT . jadi kalau mau cepet kaya harus bisa membaca dan belajar tentang keadaan pangan dan IT.
kalau belajar, tetap saya lebih minat belajar sejarah dan pendidikan. skripsiku yang sangat panjang dengan data segudang membuatku makin jatuh cinta akan dunia sejarah. dan skripsi membuatku sadar kemandirian dana sebagai peneliti yang ingin menulis dengan idealisme sendiri.kini kira, jadi pengusaha makanan sembari melestarikan makanan nusantara lebih menarik.
# hanya membayangkan saja,karena olah otak, rasa dan sikap itu yang menjadi agenda rutin. mengkonversikan energi dalam diri dan lingkungan menjadi sebuah perwujudan cinta pada diri berupa mimpi

SOAL BAJU AJA MUNAFIK APALAGI KEPERAWANAN

SOAL BAJU AJA MUNAFIK APALAGI KEPERAWANAN
ini hanya soal menyimak gosipan anak muda
Y : Kini dia berjilbab ,besar pula
X : halah, jilbab cuma buat kedok
z: itu motivasi karena cowo yang dicintainya itu suka wanita alim jadi berjilbab
w : halah di kos silwar silwer pas ada cowo pake tengtop dan baju seksi. padahal yang berkerudung biasa saja dan yang berkerudung ga pake gituan
# malangnya cowo itu menstandarkan pencariannya hanya dari sehelai kerudung yang disebut jilbab. bisa jadi bukan wanita alim yang didapatkannya tapi wanita yang bisa menggunakan agama untuk kepentingan dia tanpa benar benar mengabdi pada agamanya dengan berkeyakinan penuh.
# LIHATLAH WANITA DARI AGAMANYA BUKAN JILBABNYA HAHAHAHAHAHHA ... MATI AJA TU CEWE . SOAL BAJU AJA MUNAFIK APALAGI KEPERAWANAN HAHAHAH

Indonesia konyol !!!

Hampir seluruh homo sapiens sapiens Indonesia itu adalah manusia yang suka berkhayal daripada berpikir. Akhirnya ga sadar apa yang dimiliki.
Udah punya energy matahari yang jumlahnya kagak ketulung masih aja songong mikirnya kenaikan BBM local bahkan internasional.
Udah punya kopi kualitas dunia tapi masih aja ga ada orang yang minat jadi peracik kopi dan alay berkahayal jadi penjual keju.
Udah punya kakao kualitas dunia masih aja bilang coklat makanan luar negeri dan ga pernah buat makanan tradisional dari coklat. Mau ya Indonesia Cuma jadi kebun dan hutan aja tapi yang ngolah Negara luar.
Udah punya laut luas tapi ya masih saja ga sadar seharusnya makanan protein paling banyak dikonsumsi itu dari laut bukan malah protein hewani dari Australia bahkan protein hewani dari kedelai yang ditanam Negara lain.
Duh, hidup dengan yang dimiliki dulu dan berjayalah mulai dari itu.
Kalau bukan kita berkhayal dalam keadaan tolol, lalu saya sebut apa lagi ?
Hahahhahag
Dan itu belum seberapa fakta konyolnya bangsaku

# singkat padat dan jelas :p

PILIHAN DILEMATIS : HAMDAN ATAU SHOKHEH ?

        “Aku memiliki mimpi yang besar dan selama masih hidup aku berusaha memberikan cinta yang besar pada mimpiku”. Prinsip yang sebenarnya bagus namun di suatu titik aku menempatkan mimpiku sebagai tuanku, tuan yang berkuasa akan diriku. Mimpi itu membawaku pada cinta buta dan terjerumus ambisius. Aku tersadar ketika aku bercerita pada Ibnu Ramadhany tentang ketidaktertarikanku pada kampus. Semua terasa menjemukan, menjadi mesin penghafal, menjadi orang yang terbentuk oleh system yang beku dan melumpuhkan otakku. Ibnu kemudian menyampaikan pesan singkat “ keinginanmu adalah zona nyamanmu. Keluarlah dari itu jangan menjadi pecundang yang tak mau masuk . “ Perkataannya memang menggambarkan tak memahami perasaanku namun ia sebenarnya telah berhasil meluruskan logikaku untuk tidak terlalu membawa ranah perasaan pada system berpikir. Aku memahami diriku yang memiliki sikap reaktif yang membuat pembelaan akan kemalasanku di kampus dan menyalahkan system yang tidak ideal. Keinginanku menjadi jurang aku terlalu ambisius dan tidak adil serta objektif pada sebuah mimpi. Lebih bijak menggapai mimpi yang mulia memang lebih dewasa daripada menggapai mimpi dengan ambisi. Mimpi memang perlu cinta pada setiap jengkal langkah untuk menggapainya bukan nafsu. Namun tak semudah itu kemudian terprovokasi oleh saran yang di berikan olehnya. Dalam renungan pagi yang meletihkan aku mencoba memaknai semuanya lebih adil. Bahwa memahami terlebih dahulu lebih baik daripada menuntut sesuatu. Segala kekurangan dalam system wajiblah dipahami dan dibenahi oleh diri kita semampunya. Keeogisanku memang mengandung kebenaran mutlak namun juga kemutlakkan itu tidak tepat. Kebenaran memang harus di lihat dari banyak sisi. Bukan kita nantinya menurunkan ego kita jika memahami banyak orang namun kita sebenarnya sedang memperbaiki ego kita. 
       4 Januari 2015, aku menuju kota Semarang kembali. Saya bersama Udin Winarno menuju Semarang menggunakan bus ekonomi. Dampak kenaikan BBM membuat tarif bus ekonomi naik sekitar 10- 20 %. Kini berkisaran Rp 45.000,00 - 50.000,00 . Kadang saya merasa heran dengan Udin yang menggunakan bus ekonomi. Padahal harga bus ekonomi memiliki tarif yang tidak terlalu berbeda dengan bus eksekutif AC . Bus dengan ber-AC memiliki tarif Rp 70.000,00 . Kebanyakan kawan-kawannya menggunakan bus ber-AC karena lebih nyaman dan pastinya cepat. Saya sedikit merasa salah mengajak orang untuk bersama menuju Semarang. Dia mungkin sungkan atau tidak enak hati jika menolak ajakanku. Kalo aku memang sudah terbiasa dengan bus ekonomi. Lebih karena kelebihan bus ekonomi membuatku setia mengunakannya. Tarif yang murah, di setiap jam ada jam keberangkatan, tidak repot memesan tiket, dan yang paling jelas bahwa saya bisa menghentikan dengan tidak sungkan ketika aku ingin ke kamar kecil. Semua ada postif dan negatifnya , kita hanya bisa menjadi manusia yang memiliki hak bebas baik itu positif dan negative apa yang kita pilih. Sama ketika keputusanku kembali ke kampus adalah pemilihan yang siap menanggung positif dan negatifnya. 
        Hari senin aku menuju jurusan Sejarah. Nampak memang ruangan itu sekarang seperti ruang angker, tempat untuk uji nyali. Kadang juga ruangan C2 112 dan C2 111 bagai ruang persidangan. Di ruangan itu menjadi tempat persidangan mahasiswa tingkat akhir. Vonis revisi skripsi, penolakan secara keji dan bahkan vonis bebas pun akan muncul dari ruangan itu. Ruang itu juga bagai padang pasir tempat peperangan . sangat gersang dan pertarungan hidup dan mati. Memang berlebihan menganggap itu semua. Tapi jeritan mahasiswa semester akhir tidak bisa terelakan dari ruang itu. Aku menuju ruang sekertaris jurusan kala itu. Romadi masih menduduki posisi itu setelah Santi P memberikan tempat itu sekitar 2 tahun yang lalu.
 “ Punten pak, saya mau Tanya terkait dosen pembimbing skripsi saya. Dulu kan 2 dosbing kemudian berubah menjadi 1 dosbing. Pas perubahan dua menjadi satu saya tidak hadir jadi tidak tahu . “ Ucapku dengan datar 
“ ya nanti dulu saya cari filenya” Ucap Romadi Setelah mencari-cari file tersebut akhirnya ia menyodorkan dua nama yaitu Dr. Hamdan Tri Atmaja, M.Pd dan Muhammad Shokheh, S.Pd.,M.Pd. “ lalu keputusan jurusan saya mendapatkan dosbing siapa pak ? “ tanyaku dengan cemas
 “ khusus untuk kamu pilih sendiri saja ?” kata Romadi dengan senyum khasnya
 “ owh kados niku, kalau yang pakarnya buku teks lebih pada siapa ya pak ?” 
 “ dua duanya bisa kok “ “ yang Lebih ?” tanyaku lebih tegas “ sama saja . kamu mau cepet atau lama ?” 
“ ya lama pak, ngopo cepet-cepet “ 
Setelah berpikir keras akhirnya aku memilih Muhammad Shokheh. 
 “ ya bener itu nanti lama kalo bersama pak Muhammad Shokheh ” Ucap Romadi.
 Lalu aku pergi dari ruangan itu dan segera mencari pak Muhammad Shokheh. Kemudian romadi memanggilku kembali. 
“ oya, Marlina kamu di cari ibumu .” 
“owh iya, sudah ketemu pak kemarin. “
 “ kenapa kamu menghilang ?” Ucapnya penasaran
 “ Sembarang pak hehehehhe “ ucapku sambari tertawa yang dipaksakan Di hari yang sama aku kemudian menemui Muhammad Shokheh dan mengatakan aku telah memilih dia. Aku memberikan judulku dan kemudian ia merespon dengan baik judul yang aku berikan. Aku tahu karakternya walau judulku jelek pun dia berucap bagus karena takut tidak membangun jiwa optimis di diri mahasiswa. Banyak kemudian yang bertanya kenapa aku memilih dia daripada Dr. Hamdan Tri Atmaja, M.Pd. Dua dosen yang ditawarkan jurusan padaku memang dosen yang memiliki nama besar karena kualitas dan kredibilitasnya yang tidak bisa di ragukan lagi. Mitos yang berkembang di kalangan mahasiswa tentang mereka berdua pun berragam. Namun intinya kedua dosen tersebut detail ketika bimbingan skripsi. Muhammad Shokheh, S.Pd.,M.Pd terkenal dengan mahasiswa harus memiliki refrensi yang banyak ketika membuat skripsi dan Dr. Hamdan Tri Atmaja, M.Pd terkenal dengan analisinya yang membuat mahasiswa wajib berpikir keras. Dan dua dosen tersebut adalah dosen yang rajin memberikan nilai untuk saya E ( nol ). Dari data yang ada aku mendapatkan sekitar 22 mata kuliah yang E, sumbangan terbesar adalah dari Muhammad Muhammad Shokhe, Dr. Hamdan Tri Atmaj, Sunarjan dan Ibnu Sodiq. Ke empat dosen tersebut merupakan donator setia. Lebih karena tak sempat mengerjakan tugas membuat aku tidak bisa mendapatkan nilai. Jika mendapatkan nilai E dari selain dosen diatas lebih karena saya bosan dengan pembelajaran yang diberikan di ruang kuliah. Jika tidak menarik sama sekali maka saya langsung tidak mau berangkat sama sekali sampai perkuliahan selesai. Tidak mau ada paksaan ketika belajar. Dengan kesombonganku dulu sering aku berkata “ saya tidak mau sudah membayar mahal kuliah, dipaksa-paksa dan paksaan itu untuk hal yang tidak bermutu. Itu bagai orang tolol yang tak pernah merdeka “ 
     Masa mengais SKS memang cara barbar karena seperti system kerja paksa. 21-23 SKS mata kuliah diwajibkan di tempuh tiap semester dan itu tidak membuat mahasiswa memahami secara mendalam karena terlalu banyak beban. Belajar sosial bukan perkara mudah bahkan enteng. Perlu kemampuan kognitif yang tinggi ( daya hafal ), kemampuan pemahaman yang mendalam dan pengambilan pemaknaan yang sangat tepat. Dan itu tidak dapat diperoleh dengan kecepatan tinggi namun harus lambat. Jika itu dilakukan cepat pastilah akan berujung pada kesia-siaan karena hanya lupa. Banyak mahasiswa yang tidak memahami manfaat yang di dapatkan dari belajar ilmu sosial. Mereka masih memahami skill yang diperoleh dari kuliah orang teknik, sains, olah raga dan sosial itu sama. Missal teknik, mahasiswa dapat memperbaiki mobil, sains mahasiswa dapat membuat lubang biopori dan olah raga dapat melakukan sprint dengan kecepatan tinggi. Sosial tidak bisa disamakan dengan kemampuan mereka di cabang ilmu lain. Ilmu sosial memang membuat skill mereka tidak terlihat jelas atau lebih tepatnya tidak memiliki keahlian secara nyata. Padahal ilmu sosial sangat nyata dalam skill yang akan di dapatkan. Ilmu sosial bukan kita menjadi orang sosial yang baik di masyarakat. Bagi saya ilmu sosial adalah modal dasar sebelum memahami ilmu lain. Disinilah ilmu kehidupan akan di dapatkan dan bagaimana menaklukan kehidupan ? ya dengan ilmu sosial. Orang kaya, orang rupawan dan bahkan yang memiliki kedudukan pun belum tentu menaklukan kehidupan dan bahkan mereka kadang menjadi budak dari kehidupan mereka sendiri.
   Kini tiba masanya menuju masa renaissance ( pencerahan ) dan inilah masa skripsi. Dan masa ini saya dibantu oleh Muhammad Muhammad Shokheh . Saya memilih beliau karena saya lebih paham beliau dari pada Hamdan Tri Atmaja. Walau mungkin pemahamanku tak tepat sasaran. Ia pernah menjadi DOMONG ( dosen pamong) kala aku PPL di SMP N 8 Magelang. Saya memahami cara dia membimbing mahasiswa. Dan paham bagaimana karakternya. Ia sebagai mantan aktivis mahasiswa yang agamis. Menjadi pribadi yang sebenarnya tidak cocok dengan aku dengan tipe frontal, anarkis dan urakan. Kalau bahasa halusnya kadang aku dianggap revolusioner . walau lebih tepatnya aku mungkin masuk dalam involusioner . apalah itu postmodern memang tak ada yang mutlak dalam penilaian apapun. 
   Perbedaan itu yang aku coba jembatani dengan memahami beliau. Dan tanpa menghilangkan karakterku. Tidak mungkin aku kemudian mengajak bercanda atau berkata yang ekstrim pada orang-orang tipe dia yang lurus dan memegang ketaatan yang tinggi akan komitmennya. Pernah saat di Rambe anak , Muntilan. Sebuah kota di Magelang yang menjadi kediaman beliau, aku melakukan candaan kecil dengan Ibnu Facrudin. Dan raut muka pak Muhammad Shokheh berubah seperti meluapkan emosi kecil. “ Aku kosnya tutup jam 9 kok jadi wajib pulang cepat “ curhat Ibnu Facrudin pada mahasiswa lain yang ikut bimbingan PPL di rumah Pak Muhammad Shokheh. “ kok kaya Kos IR ?” Celetuk salah satu kawan “ mending IR lah daripada PKM FIS, jam 7 malam sudah tutup” ucapku pada Ibnu Facrudin “ hahahha iya, aku mending jadi anak IR ya “ “ hahhaha iya , anak IR . IR singatan dari inalilahi rojiun “ candaanku kocak yang membuat forum tertawa. ( Kawan PPL yang diampuh Muhammad Shokheh, S.Pd.,M.Pd di Rambeanak Muntilan) Dan tawaku lebih keras lagi karena melihat rangkaian plakat di atas rak buku yang merupakan plakat hasil mengisi acara KAMMI. Organisasi di mahasiswa yang kebanyakan menggunakan kos IR atau kadang disebut kos basmalah. Dalam hati aku Cuma berkata “ brandal berani ngece langsung di sarang lawan hahahha “ Atau ketika aku menyidir secara kasar tentang beliau di status FB. Ia pun komentar bahwa harus bertutur kata yang baik untuk menunjukkan intelektualitas. Dan aku pun tak terima itu dengan membalas komentar lebih pedas padanya. Dan kata beberapa mahasiswa itu seperti peperangan mahasiswa dengan dosen. Namun menurutku itu hanya forum diskusi yang dibumbui sedikit gaya brandal yang bebas berpikir. Mungkin pun beliau memahami karakterku yang memang suka blak-blakan, tidak mau diatur dan nakal. Dan pemilihan terhadap beliau sebagai dosen pembimbing lebih karena sebagai bentuk terima kasih karena beliau membimbing saya dengan cara berbeda.
   Saya yakin masa skripsiku sangat baik jika dibimbing beliau. Masa dimana aku memberikan segenap cintaku untuk hal yang aku sukai. Dan Muhammad Shokheh pun pasti paham aku dan apa yang aku inginkan tidak bisa di ganggu gugat. Skripsiku itu adalah 3 gambaran utama kuliah yang sudah aku jalani. Aku sebagai manusia kontroversial, aku sebagai penulis di Exsara dan aku sebagai orang yang pernah ingin masuk sastra dan pernah berkecimpung di dunia analisis untuk pencarian makna kebenaran yang harus di lakukan, Advoksi BEM FIS. Dan sejarah merupakan pertemuan dari muara 3 gambaran utama yang aku gambarkan. Aku kini dalam pengasingan paling menyenangkan seperti pengasingan yang dirasakan M. Hatta. Senantiasa bermesraan dengan buku dan menulis. Walau di sisi lain kini banyak kawan yang mencari keberadaanku karena aku lenyap dari peredaran komunitas-komunitas kecil. Aku dianggap tergilas zaman tak mau memikirkan hal sederhana yang berdampak besar. Padahal aku masih disini dan tetap sama. Aku menjadi DPO oleh kawanku dan aku pun menjadi manusia yang tiba-tiba hadir kembali. NANTIKAN CATATAN YANG MENGULAS BIMBINGAN ALA MR SHOKHEH SALAM MERDEKA !

Pergerakan Matahari (1)

Memoriku terbawa di detik-detik 22 Desember 1928. Yogyakarta menjadi saksi bahwa wanita memiliki keseksian yang anggun dalam menciptakan keindahan dunia. Kala itu wanita tidak hanya mulia dalam pemikiran dan etika namun pada aksi nyatanya menjadikan dunia ini indah dan lebih indah walau ia suatu saat tak melihat keindahan itu. Demi sebuah generasi itulah gerakan utama wanita. Aku bisa merasakan keberadaan Nyi Ki Hajar Dewantara , Sunaryati (PI), R.A. Hardjodiningrat (Wanita Katholik) dan bahkan wanita lainnya. Dia, wanita apapun bentuknya masih saja ia berpikir kemudian hari, orang lain bahkan yang tak terlihat. Aku kemudian mengangkat kelapaku tegak dan tersadar aku berada dalam periode waktu jauh dari khayalanku. Aku berada di sudut kabupaten Tegal, tahun 2014.
Lantas mengapa dari tahun 1928 masalah tak kunjung terselesaikan pada pokok masalah yang sama. Dulu wanita berjuang meningkatkan harkat dan martabatnya namun mengapa sekarang wanita berlomba-lomba menurunkan martabatnya untuk hal yang tak mulia sama sekali. Dulu anak-anak kurang gizi dan mengapa sekarang anak lebih suka makanan yang tak bergizi ketika banyak makanan yang bergizi. Bukankah hal yang muncul itu sama masalahnya dulu sampai sekarang wanita masih dalam martabat yang belum sejajar berdampingan dengan pria. Anak-anak masih saja kekurangan akan gizi mereka. Ya itu sudut pandang dipedalaman dan keterasinganku. Wanita atau lebih tepatnya perempuan mengingatkanku pada sosok Ibu. Ibu itu laksana matahari yang memberikan segalanya dari bagian tubuhnya untuk alam semesta. Ia tak pernah berhenti walau meteor jatuh, ada UFO dan ada ledakan di sudut semesta. Dan disinilah aku membuat kisah tentang wanita, pergerakan dan mekanisme gerak matahari. Matahari sebagai bagian dari alam semesta di galaksi Bima sakti. Di sisi ini aku belum menempatkan secara pasti bahwa matahari adalah pusat semesta. Yang jelas matahari adalah benda luar angkasa yang tak bergerak namun melakukan pergerakan. Gerak di sini, aku definiskan sesuai dengan teori fisika bahwa benda dikatakan bergerak jika benda berpindah dari awal ia diam ke tempat yang berbeda dari awal ia berpindah. Matahari tetap saja diam jika dipasangkan dengan bumi. Diamnya membuat orang berprasangka beribu-ribu tahun bahwa ia bergerak mengelilingi bumi. Mata kita tertipu akan sulap semesta. Rasa kita kurang peka akan fakta alam yang disajikan. Setiap hari kita tertipu matahari itu bergerak dan beberapa bulan sekali matahari terbit dengan kedatangan yang berbeda atau orang menyebutnya siklus gerak semu tahunan matahari. Itulah hebatnya ketika matahari tak melakukan apapun namun dianggap bergerak. Aku menjadi takut di sisi ini, sisi manusia yang buta akan pergerakan kadang kita sebenarnya bukan bergerak namun diam ditempat. Anggapan orang kita sudah bergerak. Kita berleha-leha akan gerakan kita yang sebenarnya semu. Dan gerak semu adalah gerakan kita. Dimana gerakan semu itu adalah penipuan atau tepatnya pengelabuan. Namun kadang gerakan itu bukan pengelabuan terhadap musuh tapi karena memang kita tak bergerak dan kita bereuforia tentang anggapan orang yang dangkal akan pergerakan. Penilaian salah mereka yang selalu diucap akhirnya dibenarkan oleh logika. Gerakan matahari yang diam itu jika tak dipasangkan dengan benda semesta lainnya maka gerak matahari adalah gerak yang memukau. Ia tak bergerak namun melakukan pergerakan. Dan ia memang tak ulainnya bisa mengirimkan energi yang banyak untuk semesta salah satunya bumi. Energinya membuat hijau daun bisa menghidupi banyak nafas di bumi. Gelombang cahayanya dapat menembus milyaran kilometer. Dan dari cahaya yang sederhana dapat diuraikan menjadi warna yang begitu banyak. Dan warna itu bisa lenyap tertangkap gelap menjadi hitam sempurna. Apakah gerak matahari yang diam sesederhana itu. Pantasnya tidak, ia yang menjadi bintang hasil big bang menjadi penggerak utama di galaksi bima sakti. Semua gerak planet bersumbu padanya. Walau masih saya ragukan di sisi ini karena gelombang terkuat konon itu memang berpusat pada manusia yang menjadi penyeimbang semesta. Jadi tak mutlak memang matahari menjadi pusat namun sementara itu yang diyakini. Dan itulah pergerakan orang yang kelihatannya tak bergerak. Orang yang tak melakukan gerakan namun dapat menimbulkan pergerakan. Orang-orang yang tanpa sadar memberikan cahaya dalam otak-otak manusia yang aktif bergerak, orang yang menjadi pedoman walau sudah hilang dari pandangan. Itulah kadang mata kita sulit melihat betapa banyak orang yang tak terlihat namun tak melakukan gerakan namun menimbulkan pergerakan. Adakah jenis manusia tak bergerak namun menimbulkan pergerakan., oh angin semilir saja tahu bahwa angin bergerak karena matahari yang jauh dari angin. Mungkin tak selamanya tiada itu tiada dan ada itu ada. Dan keberadaan yang mendalam dan esensil serta paling tinggi bisa jadi adalah ketika ketiadaan diri kita menjadi ada dan keberadaan diri kita itu ditiadakan oleh anggapan namun dirasakan oleh anggapan itu sendiri. Matahari memiliki gaya tarik dengan benda angkasa lainnya yang membuat planet mengitari dirinya. Namun gaya tarik matahari dapat berdampingan selaras dengan gaya tarik lainnya seperti satelit planet dan gaya tarik planet sendiri. Semua benda tersebut memiliki gaya tariknya namun matahari walau memiliki gaya tarik yang besar dengan rendah hati menyelaraskan diri dengan gerak yang lain untuk mencipta keseimbangan. Aku ingat betapa hitler memiliki gaya tarik yang besar. Kekuatannya tidak bisa terabaikan oleh sejarah walau kekejamaanya terhadap ras yahudi. Ia menciptakan gaya tarik yang sangat besar. Gaya oratornya tidak tertandingi namun akhirnya lenyap tergilas kekuatan lain. Ia dengan kekuatannya tak memiliki penyeimbang untuk menciptakan kemenangan dalam kedamaian. Ia terlalu menarik dirinya dalam kekuasaan yang besar. Kekuatan dan gaya tarik yang abadi adalah seperti matahari seimbang dan mencipta kedamaian. Bayangkan saja jika matahari tak menciptakan kedamaian maka planet-planet saling berbenturan. Dan gaya tarik saling bermusuhan dengan mencipta ketidakseimbangan. Matahari tak berhenti bereaksi dalam dirinya untuk mencipta panas namun ia tak memberikan dampak negative bagi planet. Reaksi fusi dan fisi dalam diri matahari. Perpaduan yang indah dan dasyat dari reaksi bom hydrogen dan reaksi bom nuklir. Kekuatan dasyat memang hasil pengendalian diri atas reaksi yang diciptakan dalam dirinya. Ya, itulah matahari adanya. Dipuja dalam kekuatan dewa Ra dan dewa Apollo. Dipuja manusia dalam mitosnya. Seperti jawa berkata matahari menjadi bagian dari Hastabrata. Pergerakan yang ditimbulkan matahari dan kekuataanya menarik untuk dipahami lebih jauh. Terlukis dalam keheningan pagi yang meletihkan Talang, 8 November 2014