Sejarah hanya bisa direbut oleh para pemberani dan berakal

Skripsi menghancurkan silaturahmi

Kalau mahasiswa tingkat akhir, pasti banyak yang terbegal dengan kata satu ini, yaitu skripsi. Mereka kemudian masuk dalam himpunan mahasiswa putus asa atau aku sebut HIMPA. Tingkah laku himpa itu ada ada saja, mereka lebih berkreasi membuat alas an daripada rumusan masalah skripsi. Andai saja boleh membuat rumusan masalah seenaknya pasti mereka membuat rumusan masalah tentang membuat skripsi itu sendiri. Alasan mereka kalau ga komputernya rusak pasti masalah percintaan bahkan biaya. Ya itu alas an dominan yang ada dan kita wajib mengerti itu semua. Walau sebenarnya aku ragu si atas alasan itu. Ngomong ngomong soal skripsi, skripsi itu lahan utama memutus tali silaturahmi dengan awal pertikaian. Awalnya dari teman seangkatan, biasanya yang ga mau membantu skripsi dianggap egois dan musuh. Dan kebencianpun akan muncul… itu baru teman belum lagi, biasanya dosen pembimbing skripsi . dosen itu menjadi objek yang dijadikan kambing hitam dan tak perlu sampai nunggu idul adha pasti dikorbankan. Skripsi telat pasti bilangnya “ dosennya ribet “. Skripsi revisi pasti bilangnya “ dosennya banyak maunnya” nanti kalau skripsi selesai pasti baru bilang “ gue sudah berjuang mati matian melawan dosen “ hahahhahah Namun ada pula yang sampai sampai rusak silaturahminya dengan orang tua mereka. Si anak diusir gara gara ga lulus lulus kuliah. Biasanya si tekanan tetangga yang bikin orang tua nekad tegas sama si anak. Tetangga Tanya sambil menghujat mulu sehingga orang tua menekan anaknya cepat lulus. Orang tua bisa bilang “ pilih dipecat jadi anak atau nyelesaiin skripsi? … Namun tetap skripsi emang paling susah kalau kena virus asmara. Biasanya pacar saat awal awal skripsi menyemangatinya bukan main. Ngingetin sampai ngasih kata kata mutiara lebay untuk menyelesaikan skripsi. Tapi ya itu ga bisa mau membagi waktunya sama skripsi. Lalu cerewet dan menduga yang bukan bukan. Tapi ada sisi positifnya, skripsi biasanya dapat nyambungin silaturahmi lebih erat dengan tuhan . padahal biasanya ga inget sama dia. Bisa nyambung silaturahmi sama petugas perpus sembari searching mahasiswa pinter yang ada dikampus, biasanya mereka ngadem di perpus. Ya begitulah skripsi selalu bikin gejolak sensasi, frustasi sampai senandung silaturahmi. *guyon hahhahahhahahah

Related Post



Posting Komentar